Welcome Guest! Silakan Sign In untuk membeli buku secara online. Pelanggan Baru? Sign Up disini

Info Spesial No 5 - Sansevieria

Penerbit : Trubus (Penebar Swadaya)
ISBN :
Halaman :
Harga : 20,000.00 17,000.00 (Anda hemat 3,000.00)

Descriptions

Layak jika Sansevieria menyandang julukan daun serat sejuta manfaat. Dulu, seratnya ditenun menjadi pakaian, alat musik, sampai dijadikan bahan kertas. Keragaman dan eksotisme bentuk menjadikan kerabat Bromeliads itu naik pangkat menjadi tanaman hias. Ternyata, tanaman berdaun tebal dan tajam - asal muasal julukan lidah mertua - itu ampuh menyerap zat-zat polutan. Penelitian National Aeronautics and Space Administration, NASA (badan antariksa Amerika Serikat) mensahihkan kemampuan itu. Beberapa riset selama 25 tahun melatarbelakangi kesimpulan itu. Kerabat lidahbuaya itu ampuh memberangus 107 zat polutan - termasuk di antaranya nikotin dari tembakau, karbonmonoksida, sampai dioksin - zat mahaberacun hasil pembakaran plastik atau naftalena.

Dari penelitian sebelumnya, terungkap kandungan asam metil glukoronat, saponin, dan abamagenin dalam tanaman Sansevieria. Itu menjadi bukti sahih yang membenarkan pemanfaatan daun Sansevieria sebagai penutup luka, antiseptik, serta sebagai obat wasir, cacar, cacing, sampai penyakit mata atau telinga, dan juga sebagai bahan minuman penyegar tubuh. Cara menyembuhkan wasir dengan sansevieria, lengkap dengan komposisi dan metodenya, dipatenkan warga India bernama Rajeev Agnihotri. Rajeev juga merekomendasikan penderita wasir mengkonsumsi kue panggang yang diberi sansevieria sebagai bagian pengobatan. Penemuan lain dari berbagai negara seperti Jepang, Amerika Serikat, Jerman, Belgia, sampai Tanzania dan Yaman mengungkap khasiat beberapa spesies Sansevieria sebagai anti malaria, anticendawan, antikolesterol, sampai antikanker.

Keragaman jenis Sansevieria memang sangat besar, mencapai 130 - 140 spesies. Bentuk daun anggota famili Agavaceae itu juga mudah berubah. Makanya banyak yang bentuknya mirip, apalagi jika tidak diperhatikan secara mendetil. Untuk membedakan setiap jenis, beberapa ciri yang bisa menjadi patokan antara lain penampang daun, batang, cross banding, garis di punggung daun, arah pertumbuhan, sampai jumlah daun. Sansevieria yang berkerabat dekat dengan Yucca dan Dracaena sebenarnya pendatang dari Benua Amerika, tapi justru lebih dikenal ketimbang Dracaena yang asli Indonesia. Masyarakat lebih mengenal Sansevieria laurentii, yang sebenarnya mutasi permanen dari S. Trifasciata. Jenis-jenis lain yang populer antara lain S. kirkii brown, S. halii, atau S. masoniana.