Mizan -dalam bahasa Arab berarti seimbang- didirikan pada tahun 1983 oleh tiga mahasiswa beserta dua senior mereka. Pada awalnya mereka bertujuan membangun aras baru karya-karya ke-Islaman di Indonesia. Dimulai hanya menerbitkan buku-buku terjemahan penulis terkemuka dari luar negeri, secara bertahap karakter Mizan menemukan bentuknya melalui karya-karya ke-Islaman yang mewakili berbagai sudut pandang, secara serius dan modern.

Untuk menjawab kebutuhan perkembangan bisnis yang berkembang pesat, Mizan membentuk Mizan Publika sebagai perusahaan induk (holding company) pada tahun 1999, dan meluncurkan program rekayasa ulang (reengineering) di tahun 2001. Sejak saat itu, Mizan terbagi dalam unit-unit yang otonom dan dinamis sehingga dapat beradaptasi terhadap cepatnya perubahan lingkungan bisnis. Program rekayasa-ulang melahirkan beragam unit bisnis strategis yang terbagi dalam lini penerbitan, distribusi, penjualan, galeri buku online, percetakan, dan learning center untuk pelatihan-pelatihan.

Dari hanya menerbitkan tiga buku sebulan di tahun pertamanya, Kelompok Mizan telah mampu memproduksi lebih dari 600 judul buku per tahunnya dan sukses menghasilkan karya-karya best-seller. Mizan saat ini dikenal sebagai salah satu perusahaan penerbitan terbesar di Indonesia.

Tidak puas hanya memenuhi kebutuhan pasar domestik, Mizan memperluas jangkauan bisnisnya ke luar negeri melalui unit bisnis strategis khusus yang diberi nama Mizan International dengan tiga bidang kegiatan. Pertama, mendistribusikan buku-buku Mizan berbahasa Indonesia dan Melayu kepada masyarakat Indonesia dan Melayu yang tinggal di negeri jiran; kedua, menerjemahkan buku-buku berbahasa Indonesia ke dalam bahasa asing untuk pasar internasional; dan ketiga menangani urusan hak cipta (copyright) melalui lembaga bentukannya, yaitu Mizan Literary Agency (MLA).

Mizan kini telah mulai merintis pembukaan jaringan pusat kegiatan buku di Indonesia, termasuk toko buku dan pusat kegiatan Komunitas Mizan sebagai wadah penulis, penerbit, sastrawan, dan pihak-pihak lain dalam komunitas baca (reading society) di kalangan masyarakat Indonesia. Selanjutnya jaringan pusat perbukuan ini akan dikembangkan di Jakarta dan kota besar lainnya.

Di masa mendatang Mizan juga berencana untuk go public melalui Bursa Efek Indonesia setelah memperbesar asetnya melalui private placement.

Penerbit of :
More from Penerbit Mizan